GarutApakabar - Domba lokal di Indonesia yang paling terbaik adalah Domba Garut , Kenapa tidak Domba Garut sering di gunakan dalam seni ketangkasan masyarakat Jawa Barat khusus nya Garut, dengan penampilan yang gagah dan memiliki daging yang banyak.
Tak hanya itu daging domba Garut memiliki rasa yang sangat enak dengan kandungan lemak yang sangat sedikit maka tak heran domba Garut sering digunakan dalam masakan seperti sate domba afrika jadi tak heran domba Garut bisa mendunia seperti saat ini.
Kelebihan domba Garut sangat banyak sekali karena fakta dilapangan domba garut sangat memuaskan konsumen dan peternak domba, berikut kelebihan domba garut :
Penghasil Daging: Keistimewaan lain dari domba Garut adalah kandugan karkas (daging dan tulang) yang mencapai 50 persen dengan berat badan berkisar antara 40 hingga 80 kg. Bandingkan dengan domba jenis lain yang hanya memiliki kandungan karkas 40 persen saja, padahal pakan yang diberikan sama.
Lihat Juga : Mengenal Sejarah Kota Garut'
Produktivitas Tinggi: Satu induk domba Garut betina mampu memberi rata rata 2 ekor anak atau lebih setiap 8 bulan sekali atau 3 kali dalam 2 tahun. Dengan tingkat produktifitasnya yang tinggi ini tentunya sangat bagus untuk dijadikan program “melipat gandakan domba ternak” sehingga cepat memberikan hasil kepada para peternak.
Selanjutnya
Thursday, 28 January 2016
Wednesday, 20 January 2016
Sejarah Garut
SEJARAH GARUT versi Majlis DZIKIR SUNAN ROHMAT
Kota Garut merupakan ibu-kota wilayah Priangan Timur yang terkenal dengan alamnya yang asri, pegunungan yang indah, hawanya sejuk-segar, tanahnya subur, penduduknya peramah dan alim. Pengaruh dari ajaran-ajaran Islam terhadap penduduk Garut bekembang dengan mendalam, sebagai peninggalan sejarah penyebaran agama Islam antara lain adanya makam Godog yang dikatakan sebagai makam keramat; yaitu makam Prabu Kiansantang penganut agama Islam yang pertama dari Kerajaan Pajajaran.
Sejarah kota Garut dapat ditelusuri dari hadirnya Kerajaan Zaman Hindu di Jawa Barat yang pertama, yaitu Tarumanegara (didirikan pada tahun 400). Kemudian muncul Kerajaan Galuh (1249-1333), Kerajaan Pajajaran (1333-1579) yang meliputi daerah Jawa Barat (Pasundan) dengan Rajanya yang terkenal yakni Prabu Siliwangi berkedudukan di Pakuan (Bogor). Berkembangnya Islam di pulau Jawa lambat laun memasuki kalangan Keraton, sehingga menjadi tanda pergantian zaman, dari Zaman Hindu ke Zaman Islam.
Kota Garut merupakan ibu-kota wilayah Priangan Timur yang terkenal dengan alamnya yang asri, pegunungan yang indah, hawanya sejuk-segar, tanahnya subur, penduduknya peramah dan alim. Pengaruh dari ajaran-ajaran Islam terhadap penduduk Garut bekembang dengan mendalam, sebagai peninggalan sejarah penyebaran agama Islam antara lain adanya makam Godog yang dikatakan sebagai makam keramat; yaitu makam Prabu Kiansantang penganut agama Islam yang pertama dari Kerajaan Pajajaran.
Sejarah kota Garut dapat ditelusuri dari hadirnya Kerajaan Zaman Hindu di Jawa Barat yang pertama, yaitu Tarumanegara (didirikan pada tahun 400). Kemudian muncul Kerajaan Galuh (1249-1333), Kerajaan Pajajaran (1333-1579) yang meliputi daerah Jawa Barat (Pasundan) dengan Rajanya yang terkenal yakni Prabu Siliwangi berkedudukan di Pakuan (Bogor). Berkembangnya Islam di pulau Jawa lambat laun memasuki kalangan Keraton, sehingga menjadi tanda pergantian zaman, dari Zaman Hindu ke Zaman Islam.
Subscribe to:
Posts (Atom)